Bupati Yuni Targetkan Sragen Masuk Kategori Utama Untuk Kabupaten Layak Anak Tahun Ini

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen adakan Sosialisasi Desa atau Kelurahan ramah anak se-Kabupaten Sragen 2019┬ádi ruang Sukowati Pemerintah Kabupaten Sragen, Senin (4/2/2019).
Sosialisasi digelar dalam rangka percepatan Kabupaten Sragen layak anak

Hadir dalam acara tersebut yakni Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Djoko Sugeng, Kepala Bappeda Kabupaten Sragen Tugiyono, Lurah dan camat se-Kabupaten Sragen hadir dalam acara tersebut.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya mengatakan 2018 Kabupaten Sragen mendapatkan sertifikat Pratama untuk Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Kita menargetkan 2019 ini bisa menjadi Madya kalo bisa Utama,” ujar Yuni.

Meningkatnya sertifikat KLA di Kabupaten ialah salah satu cara legal dan bermartabat untuk mendapat dana anggaran yang lebih dari pusat di Kabupaten Sragen.

Yuni mengundang seluruh perangkat desa dalam acara tersebut dengan harapan Kabupaten Layak Anak dimulai dari setiap daerah-daerah di Kabupaten Sragen.

“Nantinya akan ada perpustakaan, taman bermain anak di setiap desa di Kabupaten Sragen,” ujarnya.

Dalam sambutannya Yuni juga menyampaikan pesan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Kabupaten Sragen selalu menjaga kondusifitas menjelang Pileg dan Pilpres April 2019.

“Situasi dan kondisi menjelang Pileg saat ini tidak menentu, banyak oknum yang membuat situasi tidak kondusif,” ujar Yuni.

Yuni berpesan di desa-desa Kabupaten Sragen untuk meningkatkan kembali siskamling menjelang Pemilu ini.

Lebih lanjut Yuni menjelaskan presentasi Demam Berdarah Dengue (DBD) Kabupaten Sragen menunjukkan penurunan. Namun dengan penurunan presentasi ini bukan berarti seluruh masyarakat mengendorkan kewaspadaan DBD.

“PSN setiap satu pekan sekali harus tetap dilaksanakan,” ujar Yuni.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Kabupaten Sragen Djoko Sugeng menyampaikan 2018 Kabupaten Sragen sebanyak 11 kecamatan yang mendapat sertifikat kecamatan layak anak.

“Tahun 2019 target pemerintah seluruh kecamatan di Kabupaten Sragen menjadi kecamatan layak anak,” ujar Djoko.

Dia juga berharap pemahaman terhadap anak-anak serta terbangun komitmen perlindungan anak melalui strategi yang sudah disusun pemerintah terlaksana.

Pemanfaatan SDA dalam mewujudkan kecamatan layak anak bisa digunakan sebaik-baiknya. Dan tersedia atau termanfaatkan dana Pemerintah Kabupaten Sragen untuk kelurahan agar ramah anak. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi

http://jateng.tribunnews.com/2019/02/04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *